Tuesday, February 19, 2013

Manajemen Alas Kandang Ayam Kampung

sekam padi alas kandang ayam
Sekam padi sebagai alas kandang
Ternakayamkampung.com - Sahabat ternak, manajemen pada musim penghujan ini perlu ditingkatkan guna menghangatkan kondisi dalam kandang terutama melawan hawa dingin dari musim penghujan tersebut. Melalui artikel ini kami mencoba mengulas manajemen alas kandang ayam kampung asli dengan memanfaatkan sekam padi sebagai alas. Dan semoga dengan artikel ini dapat menjawab pertanyaan para pengikut di facebook page.

Alas kandang sering disebut dengan istilah litter atau peternak menyebut dengan sekam. Namun ada banyak bahan yang dapat digunakan untuk alas kandang ini. Litter sering kali dikesampingkan oleh peternak bahwa dalam cara budidaya ayam kampung manajemen terbaik adalah sistem perkandangan. Kami sudah menulis ciri kandang ayam kampung yang baik yaitu salah satunya alas kandang harus dalam keadaan kering karena alas kandang dalam keadaan lembab dapat mendatangkan bibit-bibit penyakit.

Bahan untuk alas kandang

Bahan untuk litter terbuat dari bahan dapat menyerap air dan beberapa bahan dapat membuat hangat keadaan dalam kandang. Litter untuk alas dapat dipakai dengan bahan-bahan berikut ini :
1. Sekam Padi
2. Serbuk Gergaji
3. Pasir
4. Kulit kacang
5. Potongan kertas bekas
6. Jerami (jawa:damen) dan lain-lain

Syarat alas kandang

1. Mudah didapat
2. Mudah ditemui
3. Kontinyu
4. Aman dan tidak beracun
5. Menghangatkan alas

Manfaat menggunakan litter dibanding dengan alas tanah atau berbahan keras (semen) adalah :

1. Memberi suhu panas tambahan dalam kondisi musim penghujan dan pada saat brooding DOC ayam
2. Membantu menyerap air lebih cepat sehingga mengurangi kelembaban
3. Mengurangi gas amoniak dari kotoran ayam
4. Mengurangi tugas anak kandang membersihkan kandang
5. Memberi efek psikologi ayam agar mengkais alas untuk ayam tidak kabur meski kandang tidak memiliki sekat tinggi
6. Mengurangi bau kandang

Akibat jika alas kandang lembab dan basah

Kami juga sudah menulis cara mencegah berbagai macam penyakit ayam yaitu soal manajemen perkandangan bahwa litter ini cukup penting terutama untuk pembesaran dan untuk ayam pedaging. Untuk lebih jelasnya tentang litter basah dan berbagai dampak negatifnya bisa melihat langsung di website medion di Info Medion. Dari web tersebut juga dijelaskan bagaimana tips menjaga agar alas kandang selalu dalam keadaan kering atau berkadar air 20-25%. Jadi segeralah lengkapi pengetahuan anda!

Tips

Ada beberapa masalah tentang pemilihan alas kandang yakni ketersediaan bahan. Berikut ini tips manajemen alas kandang memilih bahan untuk alas kandang.
Seperti kita tahu bahwa kita sering kesulitan mendapatkan bahan seperti sekam padi harus berebut dengan beberapa jenis usaha lain seperti usaha batu-bata, briket, pupuk organik dll. Jadi pemilihan bahan jika kurang memenuhi yang diinginkan dapat mencampur bahan seperti di atas. Misalkan sekam padi dicampur dengan serbuk gergaji atau pasir. Dengan begitu kita akan mendapatkan tinggi alas yaitu 8-12 cm agar kondisi atau kadar air tetap tidak melebihi jumlah yang dianjurkan.

Alas kandang ini ternyata memiliki nominal rupiah tinggi jika dibanding dengan harga beli awal. Saya beli sekam padi 1 karung ukuran 50 kg  hanya Rp. 5.000,-. Menurut para peternak di daerah kami mereka dapat menjual kira-kira Rp. 6.000,- hingga Rp. 10.000,- /karung sebagai pupuk organik. Banyak petani langung mengambil sisa alas untuk dijadikan pupuk tanpa diproses. Sungguh ini merupakan efektifitas dan mendatangkan rupiah bukan?

Sebagai saran kami khususnya untuk penulis alas ini sebaiknya digunakan agar ayam merasa nyaman serta akan menghemat konsumsi pakan ternak. Sebagai gantinya kita akan mendapatkan rupiah jika dikelola dengan baik tentang alas kandang ini. Akhir kata salam sukses dan ternak sehat selalu!
Suka dengan artikel ini? Bagikan ke media sosial anda

3 Komentar:

  1. Saya sudah menerapkan cara ini,dan di saat musim penghujan ayam masih bisa terjaga kesehatannya walaupun tanahnya basah atau lembek.

    ReplyDelete
  2. saya mo nanyak tentang memfermentasikan kandang terlebih dahulu dengan menggemburkan tanah kandang, lalu diberi gula merah yg dicampur dengan pepaya, lalu diatasnya diberi jerami, arang dihaluskan pasir dan lain-lain, saya belum mengerti caranya, tolong postingannya, mohon kirim ke email saya mry_ridho@yahoo.com, makasih.

    ReplyDelete

Anda pengunjung baru? Lihat cara beternak ayam kampung di Halaman Utama Ternak Ayam Kampung Artikel baru akan selalu tampil lebih awal.

 
Copyright © 2010-2014 Ternak Ayam Kampung • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top