Saturday, October 27, 2012

Cara Memberi Pakan Ayam Kampung

cara memberi pakan ayam
Sahabat ternak ayam kampung, pemberian pakan pada ayam sebaiknya dilakukan dengan pola, prosedur dan tata cara atau teknis pemberian yang benar. Pemberian pakan yang tidak benar akan mengakibatkan pertumbuhan badan yang kurang optimal. Pada akhirnya pemeliharaan akan semakin lama serta biaya produksi meningkat. Untuk mengatasi hal ini kami membuat artikel

cara memberi pakan ayam kampung

menurut peternakan ayam kami. Dan berikut ini cara yang kami terapkan.

1. Pada DOC umur 1- 21 hari
Pada umur tersebut pemberian yang baik menurut kami adalah pemberian secara tidak terbatas. Cara ini dimaksudkan agar ayam mendapat asupan yang optimal sesuai pertumbuhannya. Pola pemberian yang tidak terbatas pada usia DOC masih sangat sedikit. Berikut pemberian pada DOC agar petumbuhan serta perkembangan optimal menurut (Info Medion) adalah pemberian berdasarkan frekuensi waktu pemberian
Memang sedikit ribet karena sering kali memberi pakan. Tapi percayalah tujuan pemberian sebanyak dan serutin waktu tersebut mempunyai manfaat untuk pengecekan kondisi DOC agar cepat dilakukan tindakan bila terjadi masalah pada pertumbuhannya.

Pakan menggunakan jenis pre-starter berbentuk mash atau tepung (konsentrat yang dihaluskan) agar mudah dicerna oleh anak ayam dan menggunakan wadah yang khusus.

2. Pada umur 21 hari - 3 bulan
Berbeda dengan cara pemberian pada DOC pemberian pada usia ini kami memberi pakan basah dan kering pada pagi hari. Dan kering pada sore hari.

Jenis pakan umur ini menggunakan jenis starter dimana berbentuk butiran kecil atau scrumble.

3. Pada Ayam Dara
Pada ayam dara kami menggunakan metode All Mash dimana pakan diberikan pada wadah dan diatur pola makan yaitu 2x sehari yaitu pada pagi dan sore saja.

Pemberian pakan pada ayam dara menggunakan pakan finisher berupa campuran butiran (bijian) dan pelet.

4. Pada Indukan/petelur
Pada ayam petelur (untuk telur tetas) kami menggunakan metode Mash Grain dan metode Prasmanan, dimana kelebihan ini dapat mencukupi kebutuhan ayam yang sedang bertelur. Karena ayam petelur atau sedang mengeram hanya makan 1x sehari yaitu rata-rata pada pukul 08.30 (pagi hari saja).

Pemberian untuk induk kami memberikan dengan campuran pakan yang kami buat dan kami racik sendiri.

*) Penjelasan metode-metode di atas kami sudah menulisnya pada metode pemberian pakan ayam kampung

Selain cara di atas adapun tips pemberian pakan ayam kampung agar ayam terhindar dari penyakit.
1. Berilah Pakan Bersih Setiap Hari
Pemberian pakan haruslah fresh setiap hari. Hindari pemberian pakan yang sudah berjamur atau berbau (akibat penyimpanan terlalu lama). Pakan yang berbau dan berjamur akan menurunkan kadar vitamin, menimbulkan penyakit dan berbau tidak enak menyebabkan nafsu makan berkurang. Jika nafsu makan berkurang solusinya sudah kami tulis pada kurangnya nafsu makan pada ayam kampung.

2. Berilah Pakan 3/4 dari Batas Ketinggian Tempat Pakan
Pemberian pakan yang terlalu penuh dapat mengakibatkan pakan mudah tumpah dan ini adalah pemborosan dan pembengkakan biaya pakan

3. Gunakan Pakan Sesuai Porsi Kebutuhan per harinya.
Pemberian makan yang terlalu banyak bisa juga dapat mengakibatkan ayam kurang nafsu makan di esok hari. Jadi gunakan jenis pakan sesuai kebutuhan pakan per hari per ekornya lihat selengkapnya di Kebutuhan Pakan per ekor per hari.

4. Berilah Pakan Sesuai Nutrisi yang Dibutuhkan
Nutrisi yang cukup akan mendapatkan hasil yaitu mempersingkat waktu pemeliharaan. Untuk kebutuhan nutrisi seperti protein dll dapat dilihat di kebutuhan nutrisi ayam kampung.

5. Beri ransum sesuai dengan jenis
Seperti kita tahu bahwa pakan ayam dibedakan menurut fungsi, bentuk dan umur ayam kampung. Adapun jenis dari pakan ayam kampung dapat dilihat di :

6. Sikap Peternak Haruslah Bijak
Sikap bijak peternak adalah kunci keberhasilan pemberian pakan. Adapun sikap yang harus dilakukan adalah :
a. Cara memberikan pakan pada ayam haruslah tenang dan tidak tergesa-gesa
b. Pemberian pakan haruslah sesuai jadwal, jangan sampai telat dan lihat perut ayam
c. Jika peternak sakit pakailah masker agar penyakit tidak tertular kepada ayam
d. Waktu pemberian adalah pagi dan siang. Bisa juga diberikan 3x sehari.

7. Pengamatan Kegiatan Makan
Maksud dari pengamatan ini adalah mengamati setiap tingkah laku ayam pada saat makan. Apabila terjadi gejala kurang nafsu makan, harus segera ambil tindakan yakni mencari masalah yang mengakibatkan ayam kurang nafsu makan. Pengamatan juga dilakukan untuk mengamati apakah pakan yang kita berikan termakan semua ataukah hanya terjadi pada jenis tertentu. Misal saja untuk jagung, biasanya terjadi pada pencampuran pakan yang tidak benar. Ini adalah kesalahan fatal jika pakan yang kita berikan ternyata hanya dimakan jagungnya saja dll. Untuk itu pengamatan pada saat pemberian pakan adalah tindakan sangat penting.

Dalam usaha ternak ayam kampung khususnya pembesaran berbeda dengan pemeliharaan untuk hewan aduan yang hanya diberi makan pagi (sedikit) dan sore (banyak). Karena pada dasarnya dalam bisnis ayam kampung paling utama adalah kualitas karkas atau daging ayam. Sudah selayaknya ayam diberi pakan yang baik, benar, dan cukup agar tercapai tujuan bisnis ayam kampung tersebut.

**) Cara pemberian pakan ayam kampung di atas menggunakan sistem pemeliharaan semi intensif. Demikian kurang lebihnya cara memberi pakan ayam ternak kami. Kritik, saran serta pertanyaan silakan masukan di kotak komentar. Terima kasih dan salam sukses peternak ayam Indonesia!

Update!
**)) Untuk sistem intensif, yang dalam bahasa kasarnya ayam dikurung. Maka pemberian pakan mengadopsi sistem pemeliharaan boiler yaitu memberi atau menyajikan pakan tak terbatas atau selalu tersedia baik siang maupun malam. Ini bertujuan agar pertumbuhan dipacu agar mencapai target sesingkat-singkatnya pemeliharaan. Untuk hasil terbaik (pengaruh nyata) sistem seperti ini dilakukan dengan menambah pakan basah pagi sebanyak 50% dan sore 25%. Sisanya diberikan kering, ini sudah terbukti nyata lebih baik daripada hanya memberi pakan kering. 

Referensi gambar :
Info Medion

Terakhir diedit pada 02 Desember 2013

Suka dengan artikel ini? Bagikan ke media sosial anda

7 Komentar:

  1. Rozak says saya punya peternakan rumahan kecil-kecilan. Dengan 16 ayam betina & 2 ayam jantan. Tapi telur yg dihasilkan hanya 2 telur/hari. Setelah saya amati ternyata hanya 1 ayam jantan yg mau kawin. Sedangkan 1 ayam jantan lainnya mungkin KW, karena sudah umur 9 bulan belum juga mau kawin. Apakah ada obat kuat untuk ayam jantan ? Dimana belinya, berapa harganya & tahan berapa lama ayam jantan itu kawin ? Berapa seharusnya perbandingan ayam jantan & ayam betina dalam suatu perternakan rumahan ? Ayam kampung disini tidak pakai pangan pabrik, kalau bisa obat kuatnya dari asli ramuan bahan-bahan alami.

    ReplyDelete
  2. Rozak says saya punya peternakan rumahan kecil-kecilan. Dengan 16 ayam betina & 2 ayam jantan. Tapi telur yg dihasilkan hanya 2 telur/hari. Setelah saya amati ternyata hanya 1 ayam jantan yg mau kawin. Sedangkan 1 ayam jantan lainnya mungkin KW, karena sudah umur 9 bulan belum juga mau kawin. Apakah ada obat kuat untuk ayam jantan ? Dimana belinya, berapa harganya & tahan berapa lama ayam jantan itu kawin ? Berapa seharusnya perbandingan ayam jantan & ayam betina dalam suatu perternakan rumahan ? Ayam kampung disini tidak pakai pangan pabrik, kalau bisa obat kuatnya dari asli ramuan bahan-bahan alami. Umur ayam kampung produktif sampai umur berapa ?

    ReplyDelete
  3. Silakan kunjungi fb page kami untuk konsultasi mas bro. Jawaban akan ditayangkan di sana. Thanks

    ReplyDelete
  4. terima kasih atas informasinya,jangan lupa mampir di http://www.motogp.unsri.ac.ida

    ReplyDelete
  5. maaf pak,,,,saya mau tanya,,,bagaimana langkah-langkah awal bagi pemula untuk memelihara ayam,,,soalnya ayam saya terkena penyakit,,dan selang beberapa hari,,ayam langsung mati,,,,mohon solusinya,,,,

    ReplyDelete
  6. bagaimana cara mengatasi ayam yang tidak nafsu makan,,??

    ReplyDelete

Anda pengunjung baru? Lihat cara beternak ayam kampung di Halaman Utama Ternak Ayam Kampung Artikel baru akan selalu tampil lebih awal.

 
Copyright © 2010-2014 Ternak Ayam Kampung • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top