Monday, September 3, 2012

Jenis Ayam Kampung Berdasar Warna Bulu

Jenis ayam kampung berdasar warna bulu terutama ayam kampung di Indonesia sangat beragam. Jenis ayam kampung berdasar bulu ini dapat kita jadikan pengelompokkan dalam beternak ayam kampung. Bulu merupakan bagian tubuh ayam kampung yang sangat penting. Bulu merupakan identitas bagi ayam, semakin beragam dan mencolok maka semakin baik ayam tersebut. Warna yang sangat cerah dan menarik tersebutlah yang dapat memikat si betina bahkan kita sebagai pecinta ayam.

Dalam budidaya ayam seperti pengalaman penulis bahwa ayam kampung yang memiliki warna berbeda (dalam satu kandang) akan cenderung lebih dominan atau bahkan mungkin kalah. Dengan mengetahui jenis ayam berdasarkan bulu diharapkan kita akan lebih selektif dalam pemilihan indukan selain dari kualitas ayam tersebut.

Berikut adalah macam-macam ayam kampung berdasar warna bulu tersebut :
A. Wiring
     1. Wiring Kuning
Warna bulu wiring kuning sebenarnya berdasarkan warna hitam. Namun karena rawis leher dan rawis ekor sangar mencolok maka warna hitam seakan-akan warna merah keemasan yang lebih mencolok. Tidak mengherankan bahwa wiring kuning ini menjadi idaman.
wiring kuning
Warna Dasar : Hitam
Rawis Leher : Kuning Keemasan dan merah
Rawis Ekor : Kuning keemasan dan merah

2. Wiring Galih
Wiring galih serupa dengan wiring kuning, hanya saja warna rawis terlihat lebih gelap.
wiring galih
Warna Dasar : Hitam
Rawis Leher : Merah gelap kecoklatan
Rawis Ekor : Merah gelap kecoklatan

3. Wiring Putih (Bukan Wido)
Serupa dengan wiring kuning dan wiring galih hanya saja warna rawis adalah putih perak.
wiring putih
Warna Dasar : Hitam
Rawis Leher : Putih Perak
Rawis Ekor : Putih Perak

B. Wido
Ada mitos yang berkembang di masyarakat jika ayam jenis wido ini tidak akan bersemangat jika berada di bawah pohon bambu. Misal untuk aduan, jenis wido akan kalah walau keturunannya bagus. Namun semua itu hanya mitos belaka untuk kebenarannya silakan cek sendiri.
1. Wido Jalak
Sebagian orang menyebut wido ini sebagai ayam jalak yang menyerupai warna bulu burung jalak.
wido
Warna Dasar : Hitam kehijauan mengkilat
Rawis Leher : Putih keemasan
Rawis Ekor : Putih keemasan

2. Wido Nanas /Wido Emas
Warna Dasar : Hitam
Rawis Leher : Putih keemasan dan merah
Rawis Ekor : Putih keemasan dan merah

C. Wangkas
Warna bulu jenis wangkas serupa dengan rawis wiring kuning hanya saja warna bagian tubuh lain mirip seperti rawisnya.
     1. Wangkas Geni (Merah)
wangkas geni
Warna Dasar : Merah
Rawis Leher : Merah
Rawis Ekor : Merah
    
2. Wangkas Emas (Kuning)
Warna Dasar : Kuning
Rawis Leher : Kuning keemasan
Rawis Ekor : Kuning keemasan

D. Klawu/Blawu Keabu-abuan
Klawu (jawa) awalnya berasal dari Sumatra dengan nama Blauwe kemudian orang jawa menyebut Klawu atau Blawu
Warna Dasar : Hitam keabu-abuan
Rawis Leher : Hitam
Rawis Ekor : Hitam keabu-abuan

     1. Klawu Geni
klawu geni
Warna Dasar : Abu-abu
Rawis Leher : Merah
Rawis Ekor : Merah

     2. Klawu Kethek
klawu kethek
Warna Dasar : Coklat
Rawis Leher : Coklat keabu-abuan
Rawis Ekor : Coklat keabu-abuan

E. Blorok/Lorek
blorok
Warna Dasar : Hitam dan putih
Rawis Leher : Hitam dan putih sedikit merah
Rawis Ekor : Hitam dan putih sedikit merah

     1. Blorok Madu
blorok madu

Warna Dasar : Putih hitam
Rawis Leher : Putih dan hitam sedikit kemerahan
Rawis Ekor : Putih dan hitam sedikit kemerahan


     2. Blorok Mbang Telon
Blorok brang telon juga terdapat mitos yang berkembang di masyarakat. Jika anakan pejantan tidak cepat-cepat dipisah oleh induknya maka tidak lama anak jantan tersebut akan mati. Maka dari itu blorok mbang telon sangat sulit dijumpai. Itu semua tergantung dari pendapat masing-masing
blorok bang telon

Warna Dasar : Hitam, putih dan merah
Rawis Leher : Hitam putih dan merah
Rawis Ekor : Hitam, putih dan merah

F. Kopi Pecah
Warna ayam kopi pecah sepintas mirip bentuk kopi yang terbelah. Bentuknya pun menjuntai sperti ujung kopi yang beraturan seperti batik kopi pecah.
Warna Dasar : Hitam dan putih
Rawis Leher : Hitam dan putih
Rawis Ekor : Hitam dam putih

G. Lurik/Blirik
Serupa dengan blorok, hanya saja warna lurik atau blirik ini lebih terlihat bulu yang menonjol. Seperti warna jali yang bergelombang namun hanya ada 2 warna dari lurik ini. Sebagai contoh :
Lurik Sekul
Warna lurik sekul karena menyerupai bentuk sekul (nasi atau beras) bulir nasi atau beras.
Warna Dasar : Hitam dan putih
Rawis Leher : Hitam dan putih
Rawis Ekor : Hitam dam putih

H. Njlagem/Jlagrem/Njlitheng/Hitam Legam
Warna Dasar : Hitam polos
Rawis Leher : Hitam
Rawis Ekor : Hitam kehijauan

H. Jali
Sama seperti warna lurik hanya saja jika dilihat dengan teliti warna bulu ayam ini terlihat bergelombang seperti kriting. Namun jika diraba sangat halus.
jali
Warna Dasar : Hitam dan putih
Rawis Leher : Hitam dan putih keemasan
Rawis Ekor : Hitam dam putih keemasan

I. Tulak
tulak
 Tulak Hitam
Warna tulak hitam cocok dijadikan sebagai ayam adat. Seperti halnya ayam cemani. Keberadaan ayam jenis ini jangat jarang dijumpai
tulak hitam
Warna Dasar : Putih mulus
Rawis Leher : Hitam
Rawis Ekor : Hitam

J. Putih Mulus/Putih Polos
Ada 2 jenis warna putih pada ayam. Putih mulus jika semua warna pada ayam adalah putih tanpa ada warna lain. Hanya paruh dan kaki berwarna kuning dan jengger berwarna merah. Ada banyak penyebutan untuk putih ayam ini. Putih mulus dan putih seta. Putih seta adalah warna yang dari bulu dan rawisnya berwarna putih termasuk paruh dan kakinya berwarna putih.
putih mulus
Warna Dasar : Putih mulus
Rawis Leher : Putih mulus
Rawis Ekor : Putih mulus

Gambar di atas diambil dari berbagai sumber jenis ayam di Indonesia dan mungkin penyebutan dari daerah-daerah di Indonesia akan berbeda pula. Jika sahabat mempunyai perbedaan pendapat tentang penyebutan jenis ayam kampung tentang bulunya, mohon beri komentarnya. Terima kasih.

keterangan :
Rawis Leher = Bulu pengenal pada leher
Rawis Ekor = Bulu pengenal pada pangkal pinggul atau ekor

Lihat selengkapnya di Toko Bagong
Suka dengan artikel ini? Bagikan ke media sosial anda

6 Komentar:

  1. MntapSobAyamna
    PaLgeAdsensa
    DaNongol :D

    ReplyDelete
  2. Wow..............
    makasih mas atas saran yang waktu kemarin. sekarang saya udah ngepostingin artikel seputar hewan tapi baru 1, tentang unggas nanti ya nyusul.

    kalau mau liat infonya klik nicknamenya (abang)

    ReplyDelete
  3. Keren - Keren ayam nya . Buat di adu mantap tuh !

    ReplyDelete
  4. kalo jenis Tulak saya rasa paling jago dia ....

    ReplyDelete
  5. Ayam-ayam saya pada banyak yg mati...
    Gejalanya beda2.
    Ada yg beraknya ijo, ada yg beraknya putih, ada yg tidurnya kepalanya jadi turun nyentuh tanah...
    Sepertinya penyakitnya banyak dan macam2 ragamnya...
    Share pengalaman pengobatan ayam sakit dunk.. :D

    ReplyDelete
  6. @NN
    coba liat di sini http://www.ternakayamkampung.com/2012/08/langkah-langkah-pengobatan-penyakit-ayam.html

    ReplyDelete

Anda pengunjung baru? Lihat cara beternak ayam kampung di Halaman Utama Ternak Ayam Kampung Artikel baru akan selalu tampil lebih awal.

 
Copyright © 2010-2014 Ternak Ayam Kampung • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top